my twitter

Tampilkan postingan dengan label amazing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amazing. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juni 2012

Menuju Pribadi Yang Lebih Baik


Kita Dalam Tahap Menuju Pribadi Yang Lebih Baik

Kita semua belumlah sempurna. Kita masih dalam  masa transisi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Berikut ini  artikel untuk merubah Cara Pandang di dalam diri sendiri (Self Reframing) :
9 renungan motivasi Kita Dalam Tahap Menuju Pribadi Yang Lebih Baik
1.TAKLUKKAN DIRI SENDIRI
“Dia yang bisa menaklukkan orang lain adalah manusia kuat.
Dia yang bisa menaklukkan dirinya sendiri adalah manusia super.” (Lao Tze)
Perenungan Diri:
1. Malam hari sambil berbaring tidur, ambil waktu 1 – 2 menit.
2. Lakukan refleksi kegiatan hari ini secara cepat saja.
3. Tanyakan ke dalam diri sendiri: “Apakah masih ada emosi negatif yang tersimpan dalam diriku saat ini ?”
4. Lalu, tarik nafas yang dalam dan tahan nafas selama yang bisa Anda lakukan.
5. Bayangkan kejadian yang menimbulkan emosi negatif tersebut.
6. Buang dan lepaskan dengan menghembuskan nafas sepanjang mungkin.
7. Lanjutkan dengan bernafas perlahan saja, dan makin perlahan, sampai seluruh badan terasa rileks bak tanpa otot.
8. Diam sejenak dan ambil keputusan untuk berubah, misalnya: “Besok mau senyum aja aaah…” dan tidurlah dengan senyum… zzz…zzz…
Karena jika dengan ikhlas kita mulai bisa menaklukkan diri sendiri, maka kekalahan bukan lagi kekalahan, bukan?

2. BELAJAR DARI KEKALAHAN
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,
sesungguhnya Anda tidak kalah” ( Zig Ziglar )
Saat Anda “merasa” kalah, lakukan berikut:
- Duduk diam dan tarik nafas panjang
- Cari penyebab kekalahan tersebut (cepat saja)
- Ambil pelajaran dari kekalahan itu
- Pejamkan mata: Tersenyumlah dan bersyukur
- Hembuskan nafas secepat mungkin
- Bangkit dan lompatlah setinggi mungkin
“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,
sesungguhnya Anda tidak kalah”
Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, walau diberi nama “kalah”.

Kamis, 14 Juni 2012

Kisah Anak 5 Tahun Bantu Ibunya Melahirkan


 -- Pada Selasa 8 Mei 2012, usai pesta, Kelly Graves yang hamil tua merasakan perutnya berkontraksi, mulas luar biasa. Tampaknya bayi dalam kandungann itu bakal lahir sebelum sempat pergi ke rumah sakit. Kisah mengharukan ini dikutip dari Daily Mail. 


Kelly Graves makin cemas sebab ayah ibunya yang berjanji mengantar ke RS belum datang. Satu-satunya orang yang bisa menolongnya saat itu adalah putranya yang baru berusia lima tahun, Joby.
Dan bocah polos itu tak hanya membuktikan bahwa dia bisa diandalkan. Bukan sekedar berperan seperti bidan yang membantu proses kelahiran, tapi  bahkan menyelamatkan nyawa adik kecilnya yang lahir mendadak di kamar mandi rumah.


Setelah sibuk menghibur ibunya dalam proses melahirkan yang menyakitkan, ia pergi mencari bantuan, mengambilkan handuk untuk membungkus bayi. Joby juga beraksi saat adiknya, yang kemudian diberi Harley Jae, tak bernafas karena terlilit tali pusar. Tanpa ragu ia melepaskannya dari leher sang adik. 

Rabu, 09 November 2011

The True Power of Water

Judul : The True Power of Water
Penulis : Masaru Emoto
Penerbit : MQ Publishing
Tahun : 2006
Genre : Pengetahuan Populer
Tebal : 192 Halaman
ISBN : 979-26-4400-8
the_true_power_of_water_260














Secara sepintas tak ada yang istimewa dari bentuk fisik air. Bentuknya cair. Bisa menjadi padat bila dibekukan. Dan menjadi gas bila diuapkan. Penelitian tentang air pun hanya sampai sebatas mengetahui massa jenis, daya apung, dan beberapa sifat kimia-fisik dari air. Sampai pada tahun 1994 seorang peneliti Jepang yang bernama Masaru Emoto menggemparkan dunia dengan hasil penelitiannya yang menyimpulkan bahwa air itu “hidup” dan memiliki “perasaan”.
Sedikit radikal memang kesimpulan ini, dan adalah bukan hal yang mudah untuk membuktikan kesimpulan ini agar diterima oleh ilmu pengetahuan konvensional. Namun faktanya, Masaru Emoto bersama rekannya (Kazuya Ishibashi, seorang ahli sains yang ahli dalam mengobservasi objek melalui mikroskop) berhasil menunjukkan bukti-bukti hasil penelitiannya kepada publik.
Bukti penelitian Masaru Emoto itu berupa gambar-gambar kristal air yang terbentuk saat sample air dibekukan pada suhu -25 derajat celcius, dan diambil gambarnya pada suhu -5 derajat celcius. Yang paling mencengangkan bukan hanya berhasil mengambil gambar kristal air untuk pertama kalinya di dunia yang karenanya Emoto mendapatkan penghargaan. Namun yang lebih fantastis adalah ditemukannya gambar kristal air yang bermacam-macam bentuk untuk setiap “informasi” yang diberikan pada sample air yang diuji.
“Informasi” yang disampaikan pada sample air tersebut ada yang berupa kata-kata maupun sekedar tulisan diatas kertas dan ditempelkan pada wadah air yang akan diuji. Untuk setiap kata-kata atau tulisan yang bernada positif (misalnya : “aku sayang”, “kamu baik”) akan dihasilkan gambar kristal air yang benar-benar hexagonal (segi enam sempurna) dengan hiasaan indah di sekelilingnya, persis seperti manik-manik perhiasan yang berkilauan. Sedangkan untuk setiap kata-kata ataupun tulisan yang bernada negatif (misalnya : “kamu jahat”, “aku benci”) akan dihasilkan gambar kristal yang berantakan, bahkan sama sekali tidak menghasikan gambar kristal air.
Buku yang pernah masuk kategori Best Seller The New York Times ini dilengkapi juga dengan gambar-gambar hasil penelitian Masaru Emoto sehingga pembaca dapat melihat sendiri perbedaan kristal-kristal air yang terbentuk. Kertas yang cukup exclusive membuat buku ini enak pula untuk dibaca, ditambah lagi dengan nuansa fullcolor.
Berdasarkan pengujian dari seorang peneliti yang sebenarnya bukan berlatar belakang pendidikan sains ini disimpulkan bahwa kata-kata paling “ajaib” yang mampu mengubah kualitas air menjadi lebih bagus sehingga menghasilkan kristal-kristal air yang paling indah adalah dua kata, yaitu “cinta” dan “terima kasih”. Semakin bagus kristal yang terbentuk, semakin bagus kualitas air tersebut.
cintadanterimakasihh
Lalu bagaimana dengan air yang ada dalam tubuh kita? Bukankah tubuh kita 70% terdiri dari air juga? Temukan korelasi pengujian sifat air tersebut dengan psikologi seseorang dalam buku ini. Dan tentunya banyak pengetahuan dan hasil temuan lain yang akan membuat pembaca terperangah membacanya. Namun kemudian akan meng-anggukkan kepala karena banyak kenyataan dan kesamaan fakta yang akan ditemui. Misalnya, bagaimana pengaruh musik terhadap air? bagaimana pengaruh tontonan televisi terhadap sample air? Bagaimana pula pengaruh handphone? Temukan semuanya dalam buku kecil nan exclusive ini.
Overall, buku ini sarat informasi dan pengetahuan (sains) terkini. Walaupun ada pula buku yang membantah hasil penelitian ini, tapi buktinya sampai detik ini bantahan tersebut belum mampu meruntuhkan hasil penelitian Masaru Emoto dan Kazuya Ishibashi ini. (insansains)